Kecelakaan


Setelah mengabari Allen, Aeron lalu bersiap-siap untuk melihat Perusahaannya yang terbakar itu.

Dia benar-benar pusing, semua usahanya selama ini hancur begitu saja. Akibat ulah dari orang-orang yang tidak menyukai kesuksesannya.

Aeron harus cepat mengunjungi Perusahaan, setelah itu dia harus menjemput Papa dan juga anak-anaknya. Dia berniat untuk membawa mereka semua agar bisa bersembunyi sementara.

Karena Aeron yakin, saat ini Keluarganya dalam bahaya. Belum lagi dia harus memikirkan kondisi Aeril dan Jerial yang seminggu ini di pikirkannya.

Dia juga belum berhasil menemukan keberadaan mereka. Dia mencoba mencari tau lewat teman-temannya dan juga teman-temannya Aeril. Namun semuanya sia-sia.

Aeron ingin bertemu dengan Aeril dan juga melihat Jerial. Hatinya selalu gelisah setiap saat memikirkan mereka semua.

Aeron melajukan mobil yang dia gunakan, dia menginjakkan pedal gas dengan kecepatan Penuh. Dia harus cepat menyelesaikan semua persoalan yang terjadi di dalam kehidupannya.

Aeron melajukan mobil tanpa memikirkan kondisi di sekitar, yang dia inginkan adalah segera sampai di tempat tujuannya.

Saat melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, Aeron kaget melihat mobil lain yang muncul berlawanan dari arah lain.

Dia lalu mencoba menginjakkan rem mobilnya, namun sayang. Rem mobil itu tidak berfungsi.

“Sial..” ucap Aeron.

Aeron berusaha menghindar dengan menggerakan kemudi mobilnya, dia memutar kemudi dengan cepat tanpa menginjakkan Rem.

Mobil Aeron kemudian berputar-putar di jalan. terus berputar putar sampai menabrak pembatas jalan.

Brakkkk!!!

Mobil itu terbalik dan Aeron terluka, tak menunggu beberapa lama kemudian. mobil itu meledak. Aeron tewas di tempat kejadian.