He Forgot Me; (9)



Setelah membalas pesan dari Johnny, Jaehyun kembali memasukan ponselnya ke dalam saku celananya. Ia pun menyesap dengan cepat rokok yang menempel pada sela-sela jarinya tersebut.

Selain menangis di dalam toilet, Jaehyun memilih untuk menenangkan diri sebentar diluar gedung rumah sakit. Sambil menghisap satu batang rokok, tujuannya masih sama. Dia ingin menghilangkan rasa penat yang ada di dalam kepalanya, selesai menenangkan pikirannya. Jaehyun buru-buru masuk kembali ke dalam, sebab ia takut Mingyu sang kekasih bangun dan mencarinya.

Jaehyun telah berdiri di depan pintu ruang rawat inap Mingyu, ia menarik pelan pintu kamar supaya bunyi pintu kamar tidak bisa di dengar oleh Mingyu. Ketika masuk dan ingin menutup kembali pintu kamar, Jaehyun sedikit terkejut, melihat Mingyu yang tengah duduk sambil menatap kearah pemandangan diluar rumah rumah sakit.

“Gyu”

Jaehyun berusaha pelan memanggil Mingyu, sambil berjalan mendekatinya.

“Kamu dari mana?”

Mingyu bertanya kepada Jaehyun, mendengar pertanyaan dari Mingyu membuat debaran jantung Jaehyun menjadi tak karuan.

“Cari angin bentar diluar”

Jaehyun mencoba menjelaskan dengan pelan.

“Kamu ngerokok?”

Tanya Mingyu kembali

“Aku nggak ngerokok”

Kelak Jaehyun yang tengah berbohong.

“Jangan bohong, aku bisa tau Jaehyun.”

Mingyu menegaskan kepada Jaehyun untuk tidak berbohong kepadanya.

“Maaf..” ucap Jaehyun.

“Aku yang seharusnya minta maaf, maafin aku selama ini lebih egois. Maaf juga aku udah jadi penghalang buat masa depan kamu..”

Mingyu meminta maaf, tanpa melihat Jaehyun yang tengah berdiri sambil menahan buliran air mata yang akan membasahi pipinya.

Karena tak tahan, Jaehyun pun mendekat lalu kemudian memeluk Mingyu. Air mata itu mengalir seketika membasahi pipi Jaehyun. Mingyu hanya berulang kali mengucapkan maaf dan maaf, selama beberapa menit.

“Kamu boleh ke kampus besok, kamu juga boleh balik ke rumah..”

ucap Mingyu masih berada di dalam pelukan Jaehyun, mendengar penyataan dari sang kekasih membuat Jaehyun menunduk untuk menatap wajah Mingyu.

“Kamu yakin bakalan baik-baik aja?”

Jaehyun merasa ragu ketika akan meninggalkan Mingyu sendirian di rumah sakit.

“Ada suster, ada dokter, masih banyak orang disini Jae..” ujar Mingyu.

Apa yang dikatakan oleh Mingyu memang benar, Jaehyun tahu akan hal tersebut. Hanya saja perilaku aneh yang terkadang tak bisa di kontrol Mingyu, membuat Jaehyun mau tak mau harus memberikan banyak alasan kepada sang kakak dan terutama kedua orang tuanya.

Jaehyun dapat merasakan sedikit kelegaan di hatinya, ketika ia mengetahui sebelumnya kedua orang tuanya yang harus melakukan perjalanan bisnis, setelah sehari Mingyu mengalami kecelakaan yang dibuat olehnya sendiri.

Malam ini Jaehyun memutuskan untuk tetap berada di rumah sakit, ia harus memastikan bahwa Mingyu akan baik-baik saja malam ini.