He Forgot Me ; (6)
Jaehyun kini sedang bersiap-siap karena sebentar lagi dia akan pergi makan bersama dengan Johnny ke tempat yang dia inginkan,
“Widih, buru-buru amat lo Jae. Udah baikan?”
Tanya Jungwoo yang bersamaan juga sedang bersiap-bersiap.
“Baikan apaan, dia ngechat gue aja nggak”
Jawab Jaehyun yang telah selesai merapikan buku-bukunya, kini ia melihat wajahnya pada kaca yang selalu dia bawa di dalam tas. Ia pun mengeluarkan lipstick kecintaan dia, Jaehyun memoles sedikit warna lipstick di bibirnya yang mulai memudar itu.
Rambutnya pun ia rapikan, merasa penampilannya telah selesai. Dia pun berdiri dari tempat duduknya,
“Gue duluan woo”
“Iya, hati-hati lo”
Jaehyun berpamitan kepada Jungwoo, hari ini mereka tidak kembali bersama. Sebab Jaehyun akan pergi bersama dengan Johnny, Jungwoo sendiri juga sama. Ia memiliki urusan yang tak bisa dia tinggalkan.
Jaehyun berjalan ke tempat parkiran kampus, dimana Johnny sedang menunggunya di mobil. Johnny menunggu selama dua jam, setelah menanyakan kepada Jaehyun.
Sebenarnya Johnny sudah berada di kampus, tempat dimana Jaehyun berkuliah. Johnny berpikir jika Jaehyun tak ingin bertemu dengannya, setidaknya Johnny dapat melihat Jaehyun sebentar lalu setelah itu dia akan kembali ke kantor.
Johnny bisa melihat Jaehyun yang tengah berjalan mendekat kearah mobil, ia tersenyum senang. Johnny merasa seperti ada banyak kupu-kupu yang berterbangan di dalam perutnya.. (🤭)
“Sorry, lama nunggu”
Ucap Jaehyun ketika berada di dalam mobil, Johnny tidak menjawab sapaan dari Jaehyun. Sebab Johnny terlalu pangling melihat kecantikan wajah yang ada pada Jaehyun, Jaehyun sendiri sedang sibuk meletakkan beberapa buku bawaannya di bagian kursi belakang.
Johnny bahkan sampai lupa menyalakan mesin mobil, membuat Jaehyun merasa bingung. Jaehyun mengerutkan alisnya,
“Kenapa Jo, ada yang aneh di wajah gue?” tanya Jaehyun sambil meraba-raba wajahnya.
Jaehyun melihat pada kaca spion yang ada di dalam mobil, dia melihat dengan teliti wajahnya. Johnny yang semula tertegun, kembali tersadar.
“Kamu ngapain Jaehyun?”
Johnny bertanya kepada Jaehyun yang sedang sibuk menghapus lipstick pada bibirnya.
“Bentar hapus lipstick dulu, lipstick aku menor ya” seru Jaehyun.
Johnny mendekati Jaehyun, ia mengambil selembar tisue lalu membersihkan lipstick Jaehyun yang berantakan di pinggiran bibirnya.
Jaehyun hanya melihat Johnny yang sedang sibuk membersihkan lipsticknya yang berantakan, akibat dari ia mengusap menggunakan tangannya.
Jarak diantara mereka berdua sangat dekat, bahkan seperti tak ada batasan. Johnny yang semula serius ketika membersihkan wajah Jaehyun, beralih menatap mata indah itu.
Kedua mata mereka saling beradu pandang, Johnny benar-benar terhipnotis dengan mata indah milik Jaehyun. Begitupun dengan Jaehyun, yang terbius akan bentukan sorotan mata menikam dari Johnny. Degup jantung pun, seperti tak terelakkan, seperti ada dorongan dari hati Johnny agar bisa mencicipi bibir kenyal yang ada di hadapannya.
Tak sadar, kepala Johnny telah menjadi miring. Jaehyun sendiri sudah terlebih dahulu memejamkan matanya, ketika ingin berciuman. Bunyi dering ponsel Johnny mengacaukan segalanya.
Johnny dan Jaehyun kembali dibuat sadar, Johnny langsung memundurkan badannya, sedangkan Jaehyun memalingkan wajahnya ke arah Jendela.
“Maaf..” ucap Johnny.
“Jo jalan yuk, gue udah laper banget”
Jaehyun berdalih agar Johnny tidak lanjut membahas ciuman yang hampir saja mereka lakukan, Johnny lalu menjalankan mesin mobil dan menginjak pedal gas mobil kemudian melaju ke tempat dimana Jaehyun inginkan.