He Forgot Me ; (4)
Jaehyun yang semula memakai baju santai, kini mengganti bajunya dengan pakaian formal miliknya yang berada di lemari. Dengan cepat ia bergerak menuju ke suatu tempat, dia bahkan nekat membatalkan pertemuan penting dengan kekasihnya.
Jaehyun menggunakan salah satu mobil sport miliknya untuk ke tempat tujuan, dengan kecepatan standar ia melaju dengan tenang.
Beberapa menit menempuh perjalanan, ia tiba di salah satu hotel mewah. Dia langsung turun dan melemparkan kunci mobilnya ke salah satu staf hotel yang nanti akan memarkirkan mobilnya.
Ia berjalan untuk menaiki lift, menekan tombol angka agar bisa ke tempat yang dia mau. Lift terbuka, ia melangkah dengan tegas, tanpa memperdulikan sorot mata yang tertuju padanya.
Jaehyun terlihat begitu menawan, ia tak perduli dengan mereka semua. Sebab yang menjadi tujuan Jaehyun bukan mereka melainkan seseorang.
Johnny sedang sibuk menyapa beberapa rekan kerjanya yang kebetulan juga hadir di acara fashion show.
Hari ini merupakan ajang tahunan dimana semua para designer berkumpul untuk memamerkan maha karya yang diciptakan oleh tangan-tangan indah mereka. Biasanya jika ada yang tertarik, mereka akan membeli dengan harga yang sangat mahal.
Jung Krys adalah kakak perempuan dari Jaehyun dan merupakan kakak satu-satunya, perusahaan Jung Krys bergerak di bidang fashion makanya ia hadir di acara tersebut.
Dialah orang yang melaporkan Johnny kepada adiknya, Jaehyun sibuk mencari serta melihat ruangan yang besar itu untuk mencari tau keberadaan Johnny Suh.
Sorot matanya pun berhenti, kala melihat Johnny sedang merangkul mesra seseorang sambil berbincang dengan tamu lainnya, atensi Jaehyun pun naik. Dia mendekat, lalu masuk pada bagian tengah diantara mereka berdua.
“Excusme”
Ungkap Jaehyun tanpa perduli dengan orang-orang yang menatapnya sambil kebingungan,
“Jaehyun kamu ngapain disini”
Johnny bingung melihat Jaehyun yang mendadak muncul entah dari arah mana
“Kamu aku cariin dari tadi loh Mas”
Jaehyun berbicara sambil memanyunkan bibirnya.
“Maaf, anda siapa?” tanya wanita tersebut.
Jaehyun beralih menatap dengan sinis perempuan yang berdiri di samping Johnny.
“Saya calon istrinya Mr. Johnny Suh, kamu sendiri siapa. Berani banget nempel sama calon suami orang, kamu nggak laku apa gimana!” seru Jaehyun.
Setelah mengucapkan hal tersebut, Jaehyun beralih merangkul lengan tangan Johnny, Johnny sendiri mengerutkan alisnya sebab masih bingung melihat sikap Jaehyun.
“Maaf Nyonya, saya hanya menemani Pak bos ke acara ini”
Ucap sekertaris Johnny di hadapan Jaehyun, melihat sikap Jaehyun yang semena-mena terhadap sekertaris pribadinya. Membuat Johnny menarik Jaehyun sebentar agar menjauh dari barisan:
“Kamu apa-apaan sih Jaehyun”
Ungkap Johnny dengan ketus.
“Lo duluan yang apa-apaan, elo bilang ke gue lo sibuk. Taunya lo sibuk sama cewek lain”
“Dia itu sekertaris saya, sudah kewajiban dia menemani saya ke acara penting seperti ini”
Jelas Johnnya kepada Jaehyun yang sedang terbakar api cemburu melihat Johnny merangkul pinggang sekertarisnya.
“Emangnya lo nggak bisa ngajak orang lain, kenapa harus sekertaris lo sih”
“Orang lain siapa maksud kamu, dia sekertaris saya Jaehyun”
Johnny sudah mulai terlihat kesal, Johnny kesal sebab Jaehyun telah menghina sekertaris pribadinya.
Dan bukan hanya itu saja, perilaku Jaehyun yang kurang sopan di hadapan kolega Johnny. bisa menjadi ancaman untuk perusahaan Johnny di masa depan.
“Lo bisa minta gue buat nemenin lo datang berdua kesini, emang sesusah itu minta sama gue?”
Jaehyun juga tak ingin kalah, dia juga sama kesalnya dengan Johnny.
“Memangnya saya pernah berarti di mata kamu, selama ini apapun yang saya lakukan selalu kamu anggap sia-sia Jaehyun. Jadi apa yang harus saya harapkan!”
Jaehyun tertegun ketika mendengar balasan ucapan dari Johnny, ia tak bisa membalas perkataan tersebut. Apa yang dikatakan oleh Johnny memang benar, selama beberapa bulan usaha Johnny sia-sia.
Jaehyun tak pernah menganggap keberadaan Johnny, meski Johnny sudah berusaha mati-matian memberikan perhatian kepadanya. Namun perhatian dari Johnny selalu di balas kasar.
Jaehyun pun pergi kembali pulang ke rumah, dia meninggalkan Johnny sendirian disana. Jaehyun benar-benar tak ingin melihat Johnny, dia kembali ke rumah sambil menahan rasa sesak di dalam dada.