He Forgot Me ; (3)



Jaehyun berada di ruang tamu, ia nampak terlihat tegang. Jaehyun duduk dengan posisi tegap, sambil kedua tangannya lurus ke depan lutut kakinya. Orang tua dari Johnny suh saat ini sedang bersamanya, mereka bertiga kini sedang berada di ruang tamu.

“Dad, Mom, jangan gituin Jaehyun ah”

Suara Johnny berucap dari kejauhan, Johnny baru saja tiba di ruang tamu keluarga. Setelah 1 jam, dan ketika saat itu juga Jaehyun di hadapkan dengan berbagai pertanyaan dari Tuan Suh dan Nyonya Suh.

“Kamu udah selesai kerja nak?”

Nyonya Suh bertanya kepada Johnny, Johnny berjalan mendekati Jaehyun lalu memegangi tangan kanan Jaehyun.

“Maaf aku telat, tadi kerja laporan dulu. Maaf juga udah buat kamu nunggu lama”

Johnny meminta maaf kepada Jaehyun, sebab sudah membuat Jaehyun menunggu lama. Jaehyun sebenarnya tak suka menunggu, di dalam dirinya ia benar-benar kesal. Namun karena membutuhkan bantuan dari Johnny ia menahan rasa kesalnya.

“Nggak masalah kok Mas, aku juga dari tadi ngobrol sama daddy dan mommy”

Jaehyun berucap sambil memberikan senyum pada Johnny, Johnny yang mendapati panggilan tersebut membuat matanya menjadi melotot. Jantungnya hampir saja terjatuh, kala mendengar ucapan panggilan baru dari Jaehyun.

“Aduh aduh, manisnya kalian. Udah sana cepat masuk kamar, kasihan dari tadi Jaehyun lama nunggu loh”

Ajak Nyonya Suh kepada mereka berdua.

“Son, jangan lupa pakai pengaman. Ingat Jaehyun masih kuliah”

Tuan Jung Memberi peringatan kepada Johnny.

“Dad”

Johnny beralih menatap sang Ayah, kedua orang tuanya hanya terkekeh melihat sikap Johnny. Karna mereka tau, putra semata wayang mereka tidak akan melakukan hal-hal aneh diluar kendalinya.

Jaehyun berdiri lalu pamit pada Tuan Suh dan Nyonya Suh, sebelum di ajak Johnny masuk ke dalam.


Johnny mengantar Jaehyun di salah satu kamar tamu yang tersedia di rumahnya, Jaehyun mengelilingi kamar mewah tersebut.

Ia melihat sekeliling kamar, Jaehyun sepertinya terlalu serius sampai lupa tujuan awalnya datang ke rumah Johnny malam ini.

Johnny duduk di kursi kamar, sambil melihat Jaehyun sibuk kesana dan kemari.

“Jadi..”

Johnny memancing Jaehyun untuk berbicara, sebab ia sedikit penasaran. Kenapa Jaehyun meminta izin kepadanya untuk menginap di rumahnya malam ini, padahal dia baru saja patah hati. Sebab Mingyu mengirimkan pesan kalau Jaehyun telah memiliki seorang kekasih.

“Eh, sorry. Gue keasyikan lihat kamar jadi lupa”

Ucap Jaehyun yang lalu mendekat ke arah Johnny, memilih duduk di kursi sebelahnya.

“It's okay, Jaehyun saya minta maaf atas sikap orang tua saya yang membuatmu seperti tadi”

“Oh, yang tadi. Itu sih sebenarnya nggakpapa, mereka cuma heran aja kenapa gue malam-malam dateng kesini. Mana pas mereka mau nelfon bokap gue larang lagi, makanya mereka tanya-tanya gitulah”

Jaehyun sedang menjelaskan situasi kondisinya saat tadi, awalnya ketika Jaehyun tiba di rumah Johnny Suh kedua orang tuanya tentu begitu sangat bersemangat karena melihat sang calon menantu mengujungi mereka semua, dan membawa beberapa kotak berisi makanan.

Mereka bertiga bahkan mengobrol sambil tertawa, namun ketika pada saat mereka ingin menghubungi calon besan mereka supaya memberitahukan keberadaan Jaehyun, Jaehyun tak mau.

Jaehyun bahkan berusaha mati-matian supaya orang tua dari Johnny tidak menelfon kedua orang tuanya.

Mereka pun kemudian mengintrogasi Jaehyun, sebab merasa aneh. Ketika Jaehyun tak ingin kehadirnyannya di rumah Johnny diketahui oleh orang tuanya sendiri.

Jaehyun lalu berbicara mengarang bebas, entah apa yang diucapkan dari mulut pedas manisnya itu. Seketika suasana yang semula tawa riang, berubah menjadi ruang diskusi dengan serius.

“Jika saya boleh tau, kenapa kamu ingin kemari malam-malam seperti ini Jaehyun. Dan kamu bilang tidak ingin kembali ke rumah, apa yang terjadi?”

Johnny bertanya kepada Jaehyun, Jaehyun yang semula tidak ingin menjelaskan pun seketika berbicara kepada Johnny:

“Gue sebenarnya ketemuan hari ini sama pacar gue, papa tau kalau kita ketemuan. Terus papa telfon gue, tapi gue nggak tau soalnya handphone gue. Gue silent, papa nggak suka gue berhubungan sama pacar gue. Lo tau alasan gue nggak pengen nerima perjodohan ini, karna gue udah punya pacar Johnny. Gue cinta banget sama pacar gue, gue nggak sanggup kalau putus dari dia Jo. Nggak bakalan bisa sampai kapanpun”

Lirih Jaehyun sambil berbicara kepada Johnny, ada rasa kekecawaan yang menyelinap di dalam hati Johnny saat Jaehyun secara terang-terangan menyatakan dengan tegas alasan mengapa ia tidak ingin bersama dengan Johnny.

“Istirahatlah Jaehyun, kamu pasti lelah. Jangan khawatir nanti saya akan mencari cara agar perjodohan ini dibatalkan”

Ungkap Johnny kemudian berdiri dari tempat duduknya, Jaehyun yang semula terlihat bersedih mendadak berdiri dan langsung memeluk Johnny dengan erat.

“Thank you Jo, makasih banget mau bantuin gue”

Peluk Jaehyun dengan girang, Johnny membiarkan Jaehyun memeluknya berapa detik.

Setelah itu. Ia melepaskan pelukan dari Jaehyun, Johnny pun pergi meninggalkan Jaehyun di kamar sendirian untuk beristirahat.