He Forgot Me ; (15)
Berulang kali teriakan dari Krys diabaikan oleh Jaehyun, Jaehyun meluapkan kekesalannya dengan merusaki semua fasilitas yang ada dalam kamar.
Karena sudah terlalu lelah, ia memilih untuk membuka pintu kamar. Melihat wajah sang adik yang penuh dengan amarah, serta rasa sedih di wajah membuat Krys tanpa berpikir panjang langsung memeluk Jaehyun.
“Udah, cukup ya. Tenangin diri lo, ceritain semua sama gue, lo kenapa dek..”
Krys berucap sambil menenangkan Jaehyun yang masih bersedih, saat Jaehyun kembali dari luar.
Saat itu Krys tengah sibuk mengambil beberapa barang untuk kepeluarannya, dan juga dia ingin kembali ke kantornya. Belum sempat pergi, telinganya lebih dulu mendengar bunyi barang-barang terjatuh.
Indra perasanya benar-benar terasa, saat mengetahui dimana bunyi tersebut berasal. Bunyi itu dari kamar sang adik, yaitu Jung Jaehyun.
Setelah di antarkan Jungwoo kembali ke rumah, membuatnya ingin meluapkan amarah serta rasa sedihnya. Perselingkuhan yang ia dapatkan dari orang yang benar-benar dia sayangi dengan tulus, membuatnya menjadi hancur seketika.
Bualan-bualan cinta yang di ucapkan sang mantan, janji-janji palsu yang diikrarkan dari mulut manisnya. Semua hanya omong kosong belaka, tak ada ketulusan hati dari Mingnyu selama menjalani kisah cinta dengan Jaehyun.
Hanya ada pemanfaatan secara sepihak dari hubungan yang telah di tentang keras oleh keluarganya. Terutama sang Ayah tercinta, hatinya benar-benar terluka.
Perjuangannya sungguh tak berarti di mata Mingyu, Mingyu selama ini hanya penasaran dengan sosok Jaehyun: Ia benar-benar tidak suka dengan Jaehyun, hanya pengurasan harta, dan menikmati tubuh Jaehyun saja yang ia inginkan. Dia juga sebenarnya tak perduli, bahkan tak terlalu khawatir ketika menyelingkuhi Jaehyun sejak berada di Amerika.
Mingyu kesana, sebab di minta oleh sang calon tunangan. Kepergiannya memang sengaja ia lakukan, Mingyu benar-benar tamak.
“Kak, yang di omongin sama Papa itu bener. Mingyu nggak tulus sama gue, dia cuma pengen hiks-hiks..”
Jaehyun sedang berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
“Nangis aja, keluarin aja semuanya dek. Setelah ini janji sama gue, kalo lo bakalan tetap baik-baik aja..”
Krys kembali memberikan penguatan kepada Jaehyun, yang saat ini tengah di peluk olehnya.
Krys membiarkan Jaehyun mengeluarkan semua rasa kekesalan yang ada di dalam diri Jaehyun.
Krys bisa saja menyuruh beberapa anak buah kepercayaan dia untuk membunuh Mingyu detik ini juga, tapi niat tersebut ia urungkan.
Sebab dia lebih memilih untuk memikirkan kondisi kesehatan adiknya, yang jauh lebih penting menurutnya. Terlalu banyak menangis, membuatnya benar-benar letih.
Krys membiarkan sang adik tercinta berbaring di tempat tidur, dengan kondisi kamar yang masih berantakan.
Krys membiarkan Jaehyun beristirahat, rencana awalnya yang ingin kembali ke kantor pun ia urungkan, sebab melihat kondisi Jaehyun yang cukup menghawatirkan saat ini.
Melihat Jaehyun yang sudah tertidur lelap, membuat Krys meninggalkannya sebentar lalu memanggil Maid membersihkan kamar Jaehyun yang berantakan itu, kemudian Krys menghubungi seseorang.