Berbelanja



Jevear segera buru-buru merapikan bajunya yang berantakan itu, saat berjalan bersama Jordi di sebuah mall.

Tak sengaja ada orang menabraki dirinya, membuat minuman yang sedang dipegangi seseorang itu mengenai bajunya.

Jevear yang tak perduli dengan Jordi segera pergi untuk meninggalkannya sebentar, Jevear berusaha mencari dimana keberadaan atau posisi Jordi.

Jevear bisa melihat Jordi yang masih menunggunya, Jevear pun segera mendekati Jordi. Sebelum nya, ia memiliki rencana yang terlintas di fikirannya.

Jordi yang masih berdiri sambil menunggu itu, sedang asyik memainkan smarthphonenya tanpa melihat sekitar:

Jevear mengendap-ngedap mendekati lalu menangaggetkan dirinya. Refleks yang kurang bagus, membuat Jordi harus rela membiarkan ponsel pintarnya jadi terjatuh ke lantai.

“JEVEAR”

“AHAHAHAHAHA” tawa bahagia kini dirasakan oleh Jevear.

Jordi menunduk lalu kemudian ia mengambil ponselnya yang kini sudah mengalami keretakan pada layar depan.

Jordi mendengus kesal membuat Jevear semakin bersemangat tertawa, saat melihat reaksi wajah Jordi yang sedang kesal tersebut.

“lu harus ganti hp gue!” ucap Jordi dengan serius.

“Nggak, gue nggak mau” ledek Jevear

Jordi mencengkram tangan Jevear dengan kencang, membuat Jevear meringis kesakitan.

“Aww, sakit bodoh” keluh Jevear.

“Ganti nggak lu” balas Jordi.

“Iyaa sat, gue ganti. Tapi lepasin dulu tangan gue” ketus Jevear.

Jordi menghempaskan tangan Jevear, lalu berjalan meninggalkannya lebih dulu. Jevear berjalan mengikuti Jordi dari belakang sambil memegangi pergelangan tangannya.